Share artikel ini

Pep Guardiola bersikap keras kepala pada Yaya Toure. Pelatih Manchester City tersebut berjanji tidak akan memainkannya lagi sampai ada permohonan maaf darinya. Pep Guardiola dan Yaya Toure saat ini terlibat perselisihan internal. Itu membuat pemain berusia 33 tahun tersebut harus terlempar dari skuat Manchester City. Imbasnya, mantan pemain Barcelona tersebut hingga saat ini belum pernah tampil pada Liga Primer musim ini.

Pemicunya dikarenakan hal sepele. akibat komentar dari agen Yaya Toure, yakni Dimitri Seluk, mengatakan pada media. kalau kliennya itu merasa dipermalukan oleh Pep Guardiola lantaran tidak dimasukkan ke daftar pemain pada Liga Champions 2016.   Pernyataan Dimitri Seluk rupanya membuat Pep Guardiola merasa dilecehkan. akibatnya, Pep Guardiola membekukan posisi Yaya Toure . Meski sempat bekerja sama di Camp Nou, Pep menolak untuk memberi dispensasi pada pemain asal Pantai Gading tersebut.

Pep Guardiola menutut agar Yaya meminta maaf  kepadanya serta Manchester  City atas ucapan Dimitri Seluk. Barulah dia diperbolehkan merumput lagi bersama The Citizens. ‘‘ Yaya Toure harus minta maaf. Jika tidak. Dia tidak akan tampil lagi bersama Manchester City.’’ tegas, Guardiola yang dilansir dari media skysport. Guardiola menilai jika ucapan Dimitri Seluk sudah melewati batas. karena sangat sulit memilih pemain untuk tampil pada Liga Champions. Hampir semua pemain Manchester City yang memiliki kemampuan dan kualitas yang baik.

‘‘ Sangat sulit mencoret Yaya dari daftar pemain Liga Champions. Namun, setelah itu, agennya berbicara pada media. Namun, Dan Yaya tidak memiliki keberanian menghubungi saya. Sejak saat itu Yaya Toure dicoret dari pemain Manchester City.’’ Ungkap Pep Guardiola. Dimitri Seluk segera merespon permintaan Pep Guardiola. Namun, dia mengklaim menolak untuk meminta maaf begitu saja. Ada syarat yang harus dipenuhi oleh Pep Giuardiola agar situasinya dapat kembali normal.

‘‘ Pep Guardiola memenangi beberapa laga, dan telah menganggap dirinya raja. Saya tinggal di Eropa agar bisa mengatakan apa yang saya suka, dan Pep Guardiola tidak bisa mencegah. Saya akan meminta maaf kepada Pep Guardiola, jika dia mohon maaf pada Manuel Pellegrini atas apa yang sudah dilakukan padanya.’’ jawab Dimitri Seluk.

Enggan Perkeruh Suasana, Pep Guardiola Persilakan Yaya Toure Membelot

agen-bola-terpercaya

Pep Guardiola enggan memperpanjang urusannya dengan Yaya Toure. Pelatih Manchester City itu akhirnya memutuskan untuk mempersilakannya Yaya Toure mencari klub baru agar suasana kembali jernih.

Pep Guardiola belum berhenti untuk membahas pemain asal Pantai Gading itu. Pelatih asal Spanyol tersebut masih tersinggung atas ucapan agen Yaya Taure, Dimitri Seluk, terkait susunan pemain Manchester City di Liga Champions 2016. Itu membuatnya mengasingkan mantan pemain Barcelona tersebut.

Solusi telah ditawarkan oleh Guardiola kepada Yaya Taure. Pemain berusia 33 tahun tersebut dapat tampil kembali bersama Manchester City jika dia dan Dimitri Seluk segera meminta maaf. namun, Dimitri Seluk malah menunjukan respon negatif. hasilnya, Pep Guardiola mengambil keputusan.

Pep bakal menjual Yaya Taure pada bursa transfer musim dingin. Yaya Taure juga akan mendapat dispensasi, yakni boleh pindah ke sesama klub Liga Primer, termasuk Manchester United. Ini cukup langka mengingat Manchester City jarang menjual amunisinya kepada rivalnya.     Ini dikarenakan Manchester City masih menghormati keinginan Yaya Taure yang berharap bisa terus hadir di Liga Primer. Apalagi dia telah menolak untuk direkrut oleh klub China dan Inter Milan pada musim panas lalu karena tidak ingin memindahkan keluarganya dari Inggris.

Namun, keinginan Yaya Taure akan sulit terwujud. Dengan gaji sekitar 220 ribu pounds per pekan, tidak akan banyak klub Liga Primer yang sanggup merekrutnya. Selain itu usianya sudah tergolong uzur.

Manchester City saat ini juga terancam ditinggalkan Vincent Kompany. Bek kebangsaan Belgia tersebut mengalami cedera paha yang serius dan menurut prediksi, ia akan absen dalam waktu yang cukup lama. Untuk mengatasi masalah tersebut, Manchester City akan membeli bek baru pada bursa transfer Januari 2017. Saat ini mereka telah memperoleh satu nama pemain yang ingin dibawa ke Etihad Stadium. Pemain tersebut adalah Leonardo Bonucci, bek tangguh Juventus yang berusia 29 tahun.

Menurut laporan dari media The Sun, Manchester City sudah menyiapkan dana hingga 50 juta pounds atau Rp 853 miliar. Mereka ingin mengalahkan Chelsea yang juga tertarik pada bakat Leonardo Bonucci. Namun, Sayangnya bek asal juventus tersebut tidak tertarik bermain di Manchester City. Leonardo Bonucci tidak tergoda tawaran klub lain dan ia memilih tetap berada di Juventus.

Musim ini Manchester City sebenarnya konsisten mengandalkan Nicolas Otamendi dan John Stones pada barisan pertahanan City saat ini. Namun mereka tetap memerlukan bek tengah sebab Pep Guardiola ingin  merotasi pemain karena Manchester City bermain di banyak kompetisi. Sementara ini, Pep Guardiola menunjuk Aleksandar Kolarov untuk menggantikan Vincent Kompany. Dalam beberapa kesempatan bek asal Serbia tersebut telah tampil cukup baik saat posisinya digeser ke tengah.

Pep Guardiola memberikan sinyal akan menurunkan Vincent Kompany selama tampil pada babak ketiga III Piala Liga Inggris 2016-2017 saat berhadapan Swansea City pada Kamis 22 September 2016 dini hari WIB. Menurutnya, kapten Manchester City tersebut telah menunjukkan peningkatan saat menjalani sesi latihan.

‘‘ Saya berkata kepada Vincent, hal pertama yang harus dilakukannya adalah tetap fokus pada kondisinya. Saya juga tidak berbicara banyak hal kepadanya, terutama mengenai taktik dan tim. Kata pertama saya adalah fokus pada kondisi Anda untuk kembali bugar.’’ Ungkap Pep Guardiola seperti dilansir dari media  ESPN. Pada dua musim terakhir Kompany Vincent diketahui terus sering mengalami cedera. Bahkan dia hanya tercatat tampil sebanyak 20 dari 59 pertandingan pada musim lalu. Itu jauh lebih parah ketimbang di musim 2014-2015, di mana saat itu dia hanya dapat tampil 31 dari 51 pertandingan.

Jika dihitung secara keseluruhan sejak dia bergabung pada tahun 2008, Bek asal Belgia tersebut telah mengalami 33 kali cedera. Melihat kondisi tersebut tentu ini bukan masalah yang mudah bagi Kompany. Ditambah sejak kedatangan Pep Guardiola ia belum pernah memperlihatkan kemampuannya dalam menjaga pertahanan The Citizens. Meski demikian, pelatih memaklumi masalah tersebut.