Share artikel ini


Pelatih timnas Kroasia Ante Cacic memberikan label kepada suporternya yang telah merusak jalannya pertandingan melawan timnas Republik Ceko di Stade Geoffroy-Guichard, Sabtu 18/Juni/2016 dini hari WIB. Dia juga menyebut jika pendukung mereka adalah teroris olahraga.

Pernyataan itu adalah sebagai bentuk kekesalan pelatih timnas Kroasia setelah pendukung mereka berulah pada menit ke-85. Tercatat, ada sepuluh flare yang dilempar ke lapangan yang membuat pertandingan langsung dihentikan selama beberapa menit. Padahal saat itu tim Ante Cacic sedang unggul dengan score 2-1.
‘‘ Saya berharap ini tidak akan pernah terjadi kembali pada turnamen. Itu seperti teror. Ulah suporter Kroasia seperti hooligan, dan tempat mereka bukan di stadion,’’ Ungkap Ante Cacic seperti dikutip dari media Soccerway, Sabtu 18/Juni/2016.

Ante Cacic juga menambahkan, ini bukan pertama kalinya ia merasakan kegelisahan soal pendukung  mereka yang berulah di dalam pertandingan. Menurutnya, peristiwa yang hampir serupa juga pernah terjadi sewaktu mereka berhadapan dengan Italia di Milan pada laga persahabatan.
Akibat ulah pendukung timnas Kroasia, Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terpaksa membuat penyelidikan atas terkait insiden tersebut. Sanksi berupa denda sampai diskualifikasi sudah tentu bakal menghantui Ivan Rakitic dan rekan tim yang lain.

‘‘Saya rasa ini dilakukan oleh enam sampai tujuh orang. Saya juga berharap kami bisa mengidentifikasi dan memberikan hukuman kepada mereka. Saya juga berharap Federasi Sepak Bola Kroasia melakukan langkah tegas untuk mencegah hal seperti ini. Saya juga ingin menyampaikan minta maaf karena ini bukanlah pendukung Kroasia, melainkan mereka adalah teroris olahraga,’’ tutup Ante Cacic.