Share artikel ini


Pelatih Barcelona Luis Enrique meminta para pemainnya untuk tetap fokus pada pertandingan lokal yang krusial pada Minggu saat mereka akan berhadapan dengan Espanyol, di mana timnya berpeluang dapat mengunci gelar Liga Spanyol untuk ke-24 kalinya.

Barca yang memiliki 85 poin, memiliki angka yang sama dengan Atletico Madrid dan lebih unggul satu angka dari tim peringkat ketiga Real Madrid. Namun Barca tetap berhak untuk memuncaki klasemen liga berkat catatan dari head to head yang lebih baik atas Atletico Madrid.

Espanyol yang berada pada peringkat ke 14 pada Liga Spanyol dan esjib mengambil langkah besar untuk dapat menghindari zona degradasi saat berhasil mengalahkan Sevilla pada pekan lalu, untuk membuat mereka berhasil mengumpulkan 40 angka, namun status mereka sebagai peserta kompetisi peringkat teratas masih belum aman.

Espanyol yang berhasil menahan imbang Barca tanpa goal pada Januari, kedua tim rencananya akan kembali bertemu pada dua leg, ketika Barca memenangi leg pertama dengan skor 4-1 ketika itu juga dua pemain Espanyol di keluarkan dari pertandinga
“pertandingan ini memiliki kondisi yang berbeda bila dibanding biasanya, karena ini adalah Klub-klub, Namun jika Anda menambahi fakta bahwa semua orang akan memerlukan angka maka ini akan semakin signifikan.” Ungkap Luis Enrique pada konferensi pers yang di adakan pada hari Sabtu.

“Selalu ada lebih banyak emosi pada pertandingan seperti ini dibanding dengan pertandingan normal, tapi saya berharap kami fokus dengan permainan dan emosi merupakan masalah sekunder, namun kami tahu bahwa hal itu nyata. Saya mengharapkan atmosfer besar dan banyak dukungan dari para supporter kami.”

Kehilangan angka pada salah satu dari pertandingan yang tersisa bagi mereka dapat membuat Real Madrid atau Atletico dapat merebut gelar, tetapi Enrique membantah jika dugaan bahwa timnya sedang berada di bawah tekanan.

Barca telah melupakan laju dari empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan, dengan memenangi tiga pertandingan terakhirnya.

“Saya tidak berpikir kami telah berada dalam situasi yang rumit, kami memenangi empat pertandingan tersisa kami melalui permainan yang bagus.”

“Kami kehilangan keunggulan kami sebab rival-rival kami telah memenangi pertandingan mereka, namun semua orang di sini tahu fungsi mereka dan kami yakin kami tidak akan kehilangan apa-apa lagi.”

Jelang pertandingan Minggu yang didominasi oleh pembicaraan tentang goal yang terjadi hampir satu dekade silam, saat striker Espanyol Raul Tamudo mencetak goal dan penyamakan kedudukan atas timnya pada menit ke-89 di markas Barcelona, Namun saat keduanya bermain imbang dengan score 2-2, yang kemudian membuat gelar juara 2006/2007 jatuh ke tangan Real Madrid.

“Saya ingin kami menjadi lebih baik daripada Espanyol dan layak untuk meraih kemenangan, dan itulah yang saya khawatirkan.”