Share artikel ini


Atletico Madrid telah membuat persiapan matang untuk dapat memenangi final Liga Champions 2016 di Milan. Atletico Madrid bahkan sampai membuat antisipasi  adanya mata-mata dari Real Madrid.

Atletico Madrid enggan kecolongan lagi saat memperebutkan trofi kompetisi final Liga Champions 2016. Pasukan Diego Simeone tidak ingin merasakan lagi kegagalan seperti pada final Liga Champions 2013 – 2014, di Estádio da Luz, Lisbon. Saat itu, Atletico Madrid harus kalah telak dengan score 1-4.

Peristiwa itu telah jadi pelajaran berharga bagi Diego Simeone. Agar tidak terulang hal yang serupa, pelatih asal Argentina itu meminta supaya pemain Atletico Madrid berlatih di ruang yang tertutup. Itu akan berlaku selama dua sesi latihan sebelum Diego Godin dkk bertanding denan Real Madrid, di Giuseppe Meazza, pada hari Minggu 29/May/2016.

Ini pertama kalinya Diego Simeone meminta hal semacam ini selama masa kepelatihan nya. Pelatih yang berusia 46 tahun itu menilai timnya perlu sedikit privasi dalam berlatih saat ini. Demi menghindari hal yang tidak diinginkan. Diego Simeone juga tidak ingin konsentrasi para pemainnya terganggu dengan hal di luar lapangan.


Alasan lainnya, demi menghindari kebocoran informasi strategi. Diego Simeone berpikir mungkin saja ada pihak yang memberikan data pada Real Madrid tentang menu latihan Atletico Madrid. Dan itu bisa dijadikan masukan bagi pelatih Zinedine Zidane untuk menyusun strategi.

Itu sebabnya, Diego Simeone mengambil kebijakan seperti ini. Karena itu, dia ingin pihak luar, termasuk media, tidak diperbolehkan hadir saat Atletico Madrid melakukan sesi latihan.